Agar Tidak Terjebak dalam Bisnis MLM Palsu

Bisnis MLM merupakan bisnis yang menekankan sistem piramid ini dimulai dengan membeli produk perusahaan sebagai investasi atau modal awal. Selanjutnya, harus mengajak banyak orang untuk bergabung dengan sebelumnya membeli produk yang sama. Keuntungan bisnis MLM bisa dibilang atas dasar bonus. Bonus ini biasanya dihitung atas dasar jaringan/cabang yang ada di bagian bawah. Jika tertarik melakoni bisnis MLM, sebaiknya ikuti tips di bawah ini agar tidak jadi korban penipuan bisnis MLM palsu. Good luck 😀

bisnis MLMDewasa ini, bisnis MLM (Multi-Level Marketing) marak dilakukan oleh sebagian orang mulai dari mahasiswa, ibu rumah tangga, bahkan sampai dengan mereka yang telah bekerja. Hal ini lantaran bisnis MLM bersifat fleksibel di mana tidak perlu waktu khusus untuk memantaunya. Yang diperlukan adalah keterampilan berkomunikasi yang baik sehingga dapat mengajak orang lain menjadi anggota selain harus punya modal awal untuk membeli produk pada bisnis MLM.

Jika berhasil, bonus yang menjadi keuntungan bisnis bakal didapatkan. Sayangnya, sebagian orang justru memandang negatif bisnis MLM karena tak sedikit yang merasa ditipu. Sebenarnya, tidak semua bisnis MLM itu buruk. Ada sebagian bisnis MLM yang benar-benar berkomitmen mengantarkan para anggotanya ke “pintu gerbang” kesuksesan. Maka dari itu, jangan takut untuk menggeluti bisnis MLM. Berikut kiat sukses agar tidak terjebak dalam bisnis MLM palsu:

Ketahui produk yang akan dijual             

Meski bisnis MLM sekalipun, harus ada produk yang akan dijual. Dari uang hasil penjualan produk oleh para anggota inilah yang akan dialokasikan untuk membayar bonus para anggota sendiri. Sebelum memutuskan bergabung, pastikan untuk mengetahui produk yang bakal dijual tersebut. Apakah produk dirasa bakal laris manis atau tidak? Kalau dirasa memiliki prospek yang bagus mengingat kualitas produk yang terjamin dengan harganya yang relatif terjangkau, bisa katakan yes pada bisnis MLM tersebut.

Sebaliknya, katakan no jika produk yang akan dijual sulit diterima oleh pasar baik dari sisi kemasan, fungsi, atau keandalannya. Sekedar saran, sebaiknya pilih bisnis MLM yang menawarkan produk kesehatan atau kecantikan karena rata-rata orang ingin sembuh dari penyakit tanpa perawatan medis atau justru ingin mencegah kedatangan penyakit serta ingin tampil cantik dengan biaya yang terjangkau.

Pastikan legalitas & reputasi perusahaan            

Legalitas perusahaan yang menawarkan bisnis MLM ini patut dipertanyakan. Perusahaan yang mulai dari pendirian bangunan sampai kegiatan operasionalnya telah sah menurut hukum tentunya dapat meminimalisir kerugian yang didapat. Sebab, aktivitas perusahaan bakal dipantau. Jika terbukti lakukan tindakan yang merugikan, sanksi tegas baik berupa hukuman penjara maupun hukuman denda tentu bakal didapatkan.

Ada banyak perusahaan legal menawarkan bisnis MLM, tapi tidak semuanya punya reputasi yang bagus di mata banyak orang. Oleh sebab itu, penting untuk memastikan bergabung di perusahaan yang menawarkan bisnis MLM dengan reputasi bagus. Adapun kriterianya sebagai berikut: investasi awalnya wajar & tidak begitu memberatkan, produk yang ditawarkan sudah menjadi top of mind masyarakat, sistem pemberian bonus cukup menjanjikan, dan lain sebagainya.

Pelaku bisnis MLM bisa sangat sukses jika tahu strateginya, sebaliknya akan sangat merugi jika tidak tahu strateginya. Sebetulnya, strategi utama dalam bisnis MLM adalah relasi. Semakin banyak relasi yang dimiliki tentu akan mempermudah mengajak mereka bergabung dalam bisnis MLM. Alhasil, jaringan makin besar dan bonus pun akan meningkat.