Formula Sukses Mengelola Penghasilan bagi yang Sudah Berkeluarga

Mengelola Penghasilan bagi yang Sudah Berkeluarga

Mengapa tetangga saya bisa hidup sejahtera utamanya dalam hal finansial, padahal profesinya sama seperti saya dengan penghasilannya pun tak jauh berbeda? Jawabannya adalah tetangga Anda punya trik untuk mengelola penghasilan bulanannya. Sudahkah Anda merencanakan penghasilan bulanan? Kalau belum, simak tips merencanakan keuangan keluarga di bawah.

Berapa penghasilan Anda setiap bulannya? Penghasilan ini bukan hanya berasal dari gaji bulanan sebagai seorang pegawai negeri atau karyawan swasta saja, melainkan juga dari profesi atau bisnis sampingan yang Anda jalankan. Berapa pun penghasilan bulanan Anda, terpenting kelola dengan sebaik-baiknya. Apalagi jika Anda telah berkeluarga dengan kebutuhan yang makin meningkat. Jangan sampai Anda dan keluarga tidak harmonis karena terjerat problem keuangan. Terbukti tak sedikit kasus perceraian yang berdampak buruk terhadap psikologi anak dipicu lantaran masalah ekonomi. Untuk itu, diuraikan beberapa formula sukses mengelola penghasilan besar atau kecil bagi yang telah berkeluarga untuk mendapatkan kemapanan finansial sehingga kesejahteraan keluarga dapat tercapai.

Prioritaskan kebutuhan utama

Setelah mentotalkan berapa penghasilan bulanan Anda, langkah selanjutnya adalah mengalokasikannya pada pos kebutuhan utama sebesar 50% sebelum ke pos-pos pengeluaran lainnya. Adapun kebutuhan utama bagi yang sudah berkeluarga yaitu:

  • Kebutuhan dapur. Cek apa saja bahan dapur yang sudah habis? Beli bahan dapur yang lebih banyak karena umumnya harganya bakal lebih murah. Namun, tidak dianjurkan untuk bahan dapur yang mudah busuk, menimbulkan bau, berjamur, atau lainnya. Tak lupa periksa kondisi peralatan & perlengkapan dapur, apakah masih layak pakai atau tidak? Sebaiknya, beli peralatan atau perlengkapan dapur yang berkualitas. Meski harganya sedikit mahal, tapi keandalannya patut diacungi jempol sehingga dapat menghemat pengeluaran bulan-bulan berikutnya.
  • Dana pendidikan anak. Setiap orang memerlukan pendidikan formal. Tidak hanya dapat menambah wawasan & melatih keterampilan, tetapi juga menawarkan ijazah yang bisa dijadikan salah satu modal untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Makanya, Anda patut memprioritaskan dana pendidikan anak jika ingin masa depan anak lebih cemerlang. Mengingat dana pendidikan anak yang semakin meningkat belum lagi jika ditambah inflasi sekitar 10%, Anda dianjurkan untuk membuka tabungan pendidikan untuk jangka pendek (2 sampai 5 tahun) dan asuransi pendidikan untuk jangka panjang (berkisar 10 tahun).

Miliki dana darurat

Apa pentingnya? Ketika terjadi beberapa kondisi demikian, Anda tidak mengambil dana tabungan yang dapat mengganggu tujuan finansial. Bisa juga menjadi sumber penghasilan sementara karena tidak memiliki penghasilan tetap.

  • Beli kado pernikahan untuk saudara, teman, atau tetangga, kado ulang tahun untuk teman anak, atau persiapan acara wedding anniversary.
  • Perbaikan genteng bocor, lantai retak, ban bocor, atau barang produktif lainnya.
  • Biaya beli obat atau perawatan karena sakit, kecelakaan, atau lainnya.
  • Bayar ongkos transportasi ketika kendaraan pribadi rusak atau sewa rumah karena rumah sedang dibangun.

Dana darurat sendiri disisihkan sebesar 10% dari penghasilan bulanan Anda. Saldo ideal untuk dana darurat Anda setelah menikah adalah 6 kali lipat dari pengeluaran bulanan rutin, tapi ketika Anda telah memiliki anak idealnya antara 9 sampai dengan 12 kali lipat dari pengeluaran bulanan rutin.

Persiapkan dana pensiun

  • Semakin tua, kondisi fisik akan semakin menurun bahkan sering sakit-sakitan sehingga diri tidak mungkin lagi bekerja.
  • Meninggal tidak butuh syarat. Setiap orang bahkan yang usia muda sekalipun punya potensi untuk meninggal.

Dua kondisi ini menuntut Anda untuk memiliki dana pensiun. Dana pensiun tidak hanya dipergunakan untuk membiayai hidup di usia senja yang sudah tidak produktif lagi, tetapi juga sebagai dana untuk ditinggalkan kepada anak atau istri ketika meninggal. 15% setiap bulannya harus Anda sisihkan untuk dana investasi termasuk di dalamnya dana pensiun. Mengingat inflasi yang kian meningkat, Anda harus menetapkan dana pensiun yang diinginkan sekaligus biaya inflasi per tahunnya. Deposito (dengan modal awal 10 juta & bunga sekitar 6% per tahun) bisa Anda pertimbangkan untuk persiapan dana pensiun. Bisa juga dengan membeli asuransi jiwa dwiguna (perlindungan kesehatan & jiwa sekaligus investasi). Atau ingin berinvestasi emas? Silakan tonton video ini untuk mengetahui tipsnya.

Keuangan memang menjadi hal yang cukup krusial. Kehati-hatian, ketelitian, dan penuh perhitungan yang matang sangat diperlukan saat mengelolanya. Bagi Anda yang merasa belum begitu mampu mengelola keuangan keluarga sendiri, silakan gandeng ahli perencana keuangan dengan bantuan www.finansiaconsulting.com.

Agar Tidak Terjebak dalam Bisnis MLM Palsu

Bisnis MLM merupakan bisnis yang menekankan sistem piramid ini dimulai dengan membeli produk perusahaan sebagai investasi atau modal awal. Selanjutnya, harus mengajak banyak orang untuk bergabung dengan sebelumnya membeli produk yang sama. Keuntungan bisnis MLM bisa dibilang atas dasar bonus. Bonus ini biasanya dihitung atas dasar jaringan/cabang yang ada di bagian bawah. Jika tertarik melakoni bisnis MLM, sebaiknya ikuti tips di bawah ini agar tidak jadi korban penipuan bisnis MLM palsu. Good luck 😀

bisnis MLMDewasa ini, bisnis MLM (Multi-Level Marketing) marak dilakukan oleh sebagian orang mulai dari mahasiswa, ibu rumah tangga, bahkan sampai dengan mereka yang telah bekerja. Hal ini lantaran bisnis MLM bersifat fleksibel di mana tidak perlu waktu khusus untuk memantaunya. Yang diperlukan adalah keterampilan berkomunikasi yang baik sehingga dapat mengajak orang lain menjadi anggota selain harus punya modal awal untuk membeli produk pada bisnis MLM.

Jika berhasil, bonus yang menjadi keuntungan bisnis bakal didapatkan. Sayangnya, sebagian orang justru memandang negatif bisnis MLM karena tak sedikit yang merasa ditipu. Sebenarnya, tidak semua bisnis MLM itu buruk. Ada sebagian bisnis MLM yang benar-benar berkomitmen mengantarkan para anggotanya ke “pintu gerbang” kesuksesan. Maka dari itu, jangan takut untuk menggeluti bisnis MLM. Berikut kiat sukses agar tidak terjebak dalam bisnis MLM palsu:

Ketahui produk yang akan dijual             

Meski bisnis MLM sekalipun, harus ada produk yang akan dijual. Dari uang hasil penjualan produk oleh para anggota inilah yang akan dialokasikan untuk membayar bonus para anggota sendiri. Sebelum memutuskan bergabung, pastikan untuk mengetahui produk yang bakal dijual tersebut. Apakah produk dirasa bakal laris manis atau tidak? Kalau dirasa memiliki prospek yang bagus mengingat kualitas produk yang terjamin dengan harganya yang relatif terjangkau, bisa katakan yes pada bisnis MLM tersebut.

Sebaliknya, katakan no jika produk yang akan dijual sulit diterima oleh pasar baik dari sisi kemasan, fungsi, atau keandalannya. Sekedar saran, sebaiknya pilih bisnis MLM yang menawarkan produk kesehatan atau kecantikan karena rata-rata orang ingin sembuh dari penyakit tanpa perawatan medis atau justru ingin mencegah kedatangan penyakit serta ingin tampil cantik dengan biaya yang terjangkau.

Pastikan legalitas & reputasi perusahaan            

Legalitas perusahaan yang menawarkan bisnis MLM ini patut dipertanyakan. Perusahaan yang mulai dari pendirian bangunan sampai kegiatan operasionalnya telah sah menurut hukum tentunya dapat meminimalisir kerugian yang didapat. Sebab, aktivitas perusahaan bakal dipantau. Jika terbukti lakukan tindakan yang merugikan, sanksi tegas baik berupa hukuman penjara maupun hukuman denda tentu bakal didapatkan.

Ada banyak perusahaan legal menawarkan bisnis MLM, tapi tidak semuanya punya reputasi yang bagus di mata banyak orang. Oleh sebab itu, penting untuk memastikan bergabung di perusahaan yang menawarkan bisnis MLM dengan reputasi bagus. Adapun kriterianya sebagai berikut: investasi awalnya wajar & tidak begitu memberatkan, produk yang ditawarkan sudah menjadi top of mind masyarakat, sistem pemberian bonus cukup menjanjikan, dan lain sebagainya.

Pelaku bisnis MLM bisa sangat sukses jika tahu strateginya, sebaliknya akan sangat merugi jika tidak tahu strateginya. Sebetulnya, strategi utama dalam bisnis MLM adalah relasi. Semakin banyak relasi yang dimiliki tentu akan mempermudah mengajak mereka bergabung dalam bisnis MLM. Alhasil, jaringan makin besar dan bonus pun akan meningkat.

Miliki Sikap Ini Jika Ingin Jadi Agen Asuransi Sukses

Pertumbuhan penduduk di Indonesia terbilang cukup pesat dari tahun ke tahun. Kondisi ini tidak hanya membuat jumlah penduduk meningkat tapi juga jumlah pencari kerja yang terus bertambah setiap harinya. Sayangnya, untuk mendapatkan pekerjaan saat ini bukanlah hal yang gampang. Dibutuhkan tidak hanya nilai akademik yang baik tapi juga kemampuan khusus yang menarik perhatian pihak perusahaan untuk memberikan pekerjaan.Apakah Anda seorang pencari kerja yang sampai saat ini masih belum menemukan pekerjaan? Jika iya, tanyakan kepada diri Anda mengapa Anda tidak membuka usaha atau bisnis sendiri untuk mendapatkan penghasilan. Apabila Anda sudah memikirkan hal tersebut tapi tidak memiliki modal, perlu diketahui bahwa saat ini ada banyak sekali bisnis dengan modal kecil atau bahkan tanpa modal (uang) sama sekali. Contohnya adalah menjadi agen asuransi. Memang pekerjaan ini sering dipandang sebelah mata tapi wajib untuk dicatat bahwa penghasilan yang diperoleh dari profesi ini bisa mencapai puluhan atau ratusan juta rupiah per bulan apabila sudah menjadi agen asuransi sukses.

Tertarik untuk menjadi agen asuransi sukses? Jika iya, pastikan untuk mempelajari profesi ini lebih dalam dan miliki sikap berikut:

Bergabung-sebagai-agen-asuransi

Sabar

Tak dapat dipungkiri bahwa menjadi seorang agen asuransi membutuhkan kesabaran ekstra. Hal ini disebabkan karena mencari calon nasabah merupakan hal yang sulit. Ketika sudah ketemu pun, terkadang calon nasabah malah tidak percaya atau justru merendahkan. Dengan kondisi seperti ini, kebanyakan agen asuransi pemula biasanya akan menyerah dan memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan mereka. Ini merupakan kesalahan besar karena permasalahan ini adalah sebuah tantangan yang harus dilewati. Ingat apabila ada satu pintu tertutup maka pintu yang lain akan terbuka. Itu artinya apabila Anda orang yang menolak Anda, pasti ada orang yang menerima Anda cepat atau lambat. Yang pasti, Anda harus terus bersabar dalam menghadapi semua tantangan yang ada sehingga Anda bisa menjadi agen asuransi yang tidak hanya sukses secara materi tapi juga sukses mental dan pengalaman.

Tanggung jawab

Semua profesi memiliki resiko yang berbeda-beda. Resiko ini biasanya muncul karena kesalahan dari orang-orang yang menjalani profesi tersebut. Begitu juga halnya ketika menjadi agen asuransi di mana kesalahan-kesalahan baik itu kecil maupun besar pasti akan dilakukan cepat atau lambat, sengaja atau tidak sengaja. Nah, apabila Anda ingin menjadi agen asuransi yang sukses, ketika Anda melakukan kesalahan, hindari menghindar dari kesalahan tersebut, apalagi menyalahkan orang lain. Tunjukkan sikap tanggung jawab Anda dengan cara mengakui dan segera memperbaiki kesalahan yang sudah dibuat. Sebagai contoh, apabila Anda salah menjelaskan prosedur klaim atau jumlah uang jaminan, segera revisi kesalahan tersebut dan segera minta maaf kepada calon nasabah.

Rendah hati

Ada banyak agen asuransi yang mulai menunjukkan sikap tamak, sombong, dan congkak ketika sudah meraih kesuksesan atau mendapatkan penghargaan. Sudah pasti, hal ini merupakan sesuatu yang sangat tidak disarankan. Itu artinya bahwa Anda diharapkan untuk tetap rendah hati walaupun Anda sudah mendapatkan banyak penghasilan dan lebih baik dari yang lain. Begitu juga halnya apabila Anda sukses menjadi agen asuransi di perusahaan asuransi ternama, seperti Prudential sedangkan teman-teman Anda hanya menjadi agen asuransi di perusahaan yang kurang terkenal. Anda diharapkan untuk tetap rendah hati. Btw, untuk lebih tahu tentang cara menjadi agen asuransi Prudential, silahkan kunjungi link http://www.agenasuransisukses.com/asuransi-prudential/.

Agar Bisnis Bertahan Jangka Panjang, Prioritaskan 4 Hal Ini

Menekuni sebuah bisnis baik dalam bidang kuliner, fashion maupun bidang lainnya memang dapat memberikan kesempatan memperoleh penghasilan tanpa batas. Bahkan, bila keberuntungan memihak bukan tidak mungkin bisa memperluas pangsa pasar. Namun, dari setiap bisnis yang dijalani tidak selalu lurus atau berjalan sesuai harapan. Selalu ada lika-liku yang justru bisa menyebabkan bisnis jadi anjlok, baik itu pesaing yang semakin ketat maupun manajemen keuangan dan penjualan yang buruk. Ada beberapa hal dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini, sebagai berikut:

Memaksimalkan promosi

promosiBisnis bisa ambruk jika promosi minim. Benarkah? Yup, karena promosi merupakan salah satu hal terpenting dalam sebuah bisnis. Tanpa promosi, tentu masyarakat tidak kenal dengan bisnis yang saat ini dijalankan sehingga pelanggan yang diperoleh sangat minim dan tentu hal ini akan berdampak pada penghasilan yang didapat. Begitu pula sebaliknya, semakin banyak pelanggan yang didapat maka akan semakin ada peluang untuk memperluas pangsa pasar. Itulah sebabnya mengapa promosi harus dimaksimalkan untuk mempertahankan sebuah bisnis tidak lain dan tidak bukan adalah untuk memperoleh banyak pelanggan sehingga bisa bertahan dalam jangka panjang.

Mengatur keuangan

Mengatur keuanganDalam sebuah bisnis mengatur keuangan juga termasuk poin penting. Jika besarlah pasak daripada tiang dapat dipastikan bisnis bisa ambruk dalam waktu dekat. Oleh karena itu, mengatur keuangan harus diprioritaskan dalam menjaga ketahanan bisnis. Hal utama yang perlu dilakukan adalah membedakan antara keuangan pribadi dan bisnis. Setelah itu, jumlah pendapatan dalam setiap hari harus ditotal, kemudian keuntungan yang diperoleh dapat disimpan baik untuk membayar gaji karyawan maupun menganggarkan untuk menambah modal guna memperbesar usaha. Mengatur keuangan memang harus dilakukan dengan kepala dingin dan mesti konsisten, jika tidak besar kemungkinan bisa salah hitungan sehingga keuangan bisa jatuh dan menyebabkan bisnis ambruk.

Membuat pelanggan nyaman

membuat pelanggan nyamanPelanggan dapat memberi pengaruh dari dua arah yakni positif dan negatif. Pelanggan yang merasa puas berbelanja dengan Anda tentu akan memberikan testimoni mengesankan bahkan dapat merekomendasikan kerabatnya untuk berkunjung ke tempat Anda. Misalnya dalam bisnis baju, pelanggan Anda mendapat layanan yang ramah dan memuaskan serta baju yang didapat berkualitas sehingga ketika kerabatnya ada yang ingin berbelanja, pelanggan utama dapat memberi saran untuk datang ke toko Anda. Hal ini bisa dibilang sebagai suatu bentuk promosi dari mulut ke mulut. Dengan kata lain, pelanggan juga dapat diandalkan untuk menarik lebih banyak pelanggan. Begitu pula sebaliknya pengaruh negatif yang diberikan oleh pelanggan utama. Jika merasa tidak puas dengan layanan yang didapat kemungkinan bisa memberikan kritikan yang negatif sehingga orang yang tadinya ingin berbelanja menjadi batal. Oleh karena itulah, pentingnya membuat pelanggan merasa nyaman dan puas dalam berbelanja agar tidak menimbulkan hal-hal buruk yang dapat merusak citra bisnis.

Menciptakan ide baru

Menciptakan ide baruSeperti yang terdapat para uraian di atas bahwa ambruknya suatu bisnis dapat disebabkan oleh pesaing yang kian meningkat. Masalah ini tidak dapat diatasi dengan menjatuhkan para pesaing karena hal ini hanya akan membuat bisnis dicap buruk. Adapun yang bisa dilakukan untuk mempertahankan bisnis adalah dengan cara menciptakan ide atau inovasi baru. Ide bisa menjadi peluang jika dapat disalurkan dengan baik. Misalnya dalam bisnis kuliner keripik ubi rasa pedas, inovasi yang bisa juga diciptakan adalah rasa manis atau berbagai macam varian lainnya.

Mempertahankan bisnis tidak semudah memulainya. Jika memulai bisnis hanya dengan menyiapkan modal, tapi dalam mempertahankan bisnis mencakup keseluruhan termasuk beberapa kegiatan seperti di atas.

Mau Berinvestasi di Reksa Dana?

Berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal No 8 Tahun 1995, reksa dana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor) yang selanjutnya diinvestasikan kembali ke dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi (MI). Saat ini, investasi reksa dana mulai berkembang di masyarakat dan memiliki tingkat yang cukup tinggi di bidang investasi. Hal ini dikarenakan sudah ada banyak orang yang meraup keuntungan dengan melakukan investasi ini. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda tertarik untuk berinvestasi di reksa dana? Jika Anda menjawab iya, ada baiknya untuk menjawab pertanyaan di bawah ini terlebih dahulu:

Reksadana

Berapa jumlah dana yang ingin diinvestasikan?

1 juta, 2 juta, 10 juta, atau lebih dari itu? Berapapun dana investasi yang sudah Anda persiapkan itu tidaklah masalah karena batas minimum pembelian produk reksa dana adalah 100-250 ribu rupiah saja. Itu artinya, jika Anda ingin memulai investasi ini dengan modal 500 ribu, hal itu sah-sah saja. Permasalahannya adalah dana yang diinvestasikan haruslah uang yang menganggur atau tidak digunakan sama sekali. Ini artinya dengan menggunakan uang tersebut, biaya kebutuhan harian Anda tetap bisa terpenuhi seperti sedia kala.

Di lain sisi, jika kebutuhan harian Anda masih sulit untuk dipenuhi secara optimal, sebaiknya tunda dulu keinginan Anda untuk menginvestasikan uang Anda dalam berbagai bentuk investasi, termasuk reksa dana. Jika Anda memaksakan hal ini, kebutuhan harian Anda tidak akan terpenuhi dan Anda akan mengalami kesulitan hidup.

Di mana Anda akan membeli reksa dana?

Perlu Anda ketahui bahwa cuma ada dua tempat untuk membeli produk reksa dana apapun itu, yaitu Manajer Investasi (MI) dan Agen Penjual Reksa Dana (APERD). Just info, MI itu bukan orang atau individu tapi perusahaan. Di Indonesia sendiri, ada banyak sekali MI dan APERD yang bisa dijumpai. Kebanyakan dari mereka adalah perusahaan-perusahaan besar yang sudah cukup terkenal dan berpengalaman dalam bidang finansial dan perbankan, seperti AXA, Mandiri, BNI, CIMB, MNC, dan lain sebagainya. Nah, mana pilihan Anda? Tentu jawabannya hanya Anda sendiri yang bisa menjawab. Sangat disarankan untuk membeli reksa dana di Manajer Investasi atau Agen Penjual Reksa Dana yang statusnya masih aktif dan memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Produk reksa dana apa yang akan dipilih?

Secara garis besar, produk reksa dana dibagi menjadi tiga, yaitu saham, obligasi, dan pasar uang. Jika Anda ingin membeli produk reksa dana berupa saham, itu artinya bahwa Anda berhak atau sekian persen perusahaan yang sudah dibeli sahamnya. Sedangkan obligasi (bukti hutang perusahaan), itu artinya bahwa Anda meminjamkan pinjaman kepada perusahaan. Sedangkan untuk pasar uang, hal ini erat kaitannya dengan valuta asing atau perdagangan valas. Yang mana produk reksa dana pilihan Anda? Jangan memilih produk tanpa mempelajarinya terlebih dahulu dan menentukan tujuan investasi, apakah untuk jangka panjang atau jangka pendek.

Di sisi lain, jika Anda asal pilih produk reksa dana, Anda bisa saja mengalami kerugian. Misalnya, jika Anda membeli reksa dana dalam bentuk saham dan kemudian dalam waktu 1 tahun Anda sudah menjualnya, tentu Anda tidak akan untung atau justru Anda akan merugi. Perlu diketahui bahwa saham sangat cocok untuk investasi jangka panjang, lebih dari 5 tahun.

Mudah-mudahan dengan mengetahui informasi ini, Anda bisa berinvestasi di reksa dana secara optimal dan bisa mendapatkan keuntungan.